28 Oktober 2016, 15:54 WIB / oleh REP-NR / Dilihat 1165 Kali

BANDUNG-Sejak Agustus 2016, jajaran Direksi salah satu BUMD milik Pemprov. Jabar yaitu PT Jasa Sarana (PT JS) sudah berganti Direksi dari yang lama menjadi Direksi baru, dengan Direktur Utama Mulyadi. Harapannya, kehadiran Direksi baru dapat meningkatkan kinerja dari PT JS.

Hal demikian, diungkapkan Anggota Komisi III DPRD Jabar, Sunatra dalam keterangannya kepada wartawan, Rabu (28/9) usai rapat Komisi III DPRD Jabar dengan beberapa BUMD di Kantor DPRD Jabar.

Menurut Sunatra, perihal harapan tersebut sudah disampaikan dalam rapat perdana antara jajaran Direksi PT JS baru dengan Komisi III DPRD Jabar yang berlangsung, Rabu, 28 September 2016. Dalam pertemuan tersebut, jajaran Komisi III DPRD Jabar mengingatkan soal beberapa target investasi serta business plan dari PT JS.

Dari beberapa business plan yang sudah dikelola PT JS, diantaranya pembangunan jalan tol, masih banyak yang mesti diselesaikan, seperti pembangunan jalan tol Soroja, dalam catatan Komisi III DPRD Jabar penyelesaian pekerjaannya meleset dari target yang dijadwalkan karena untuk jalan tol tersebut diharapkan tuntas akhir Agustus 2016.

Adapun alasan belum tuntasnya pembangunan jalan tol Soroja, dinilai realistis karena kendalanya disebabkan faktor alam, yaitu musim penghujan yang terus-menerus. Akibat cuaca tersebut, pekerjaan pembangunan jalan tol Soroja jadi terlambat. (NR)