15 November 2017, 00:00 WIB / oleh Parluhutan / PAR / Dilihat 249 Kali

Jakarta – PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP), melalui anak usahanya PT Citra Marga Lintas Jabar, segera mengoeprasikan tol Soreang – Pasir Koja (tol Soroja) sepanjang 10,57 kilo meter. Kehadiran tol ini diharapkan membawa sejumlah dampak positif bagi perseroan dan perekonomian Bandung raya.

Tol Seroja sepanjang 10,57 kilo meter akan menghubungkan kota Bandung dan pusat kabupaten Bandung, dan wilayah Soreang sekitarnya. Tol ini juga akan menjadi bagian dari jaringan transportasi Bandung Raya yang terkoneksi dengan Tol Purbaleunyi.

CMNP bertindak sebagai pemegang 65% ruas tol ini. Sedangkan sisanya dimiliki PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) sekitar 25% dan PT Jasa Sarana sebanyak 10 %. Bertindak sebagai Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) ruas ini adalahPT Citra Marga Lintas Jabar. Sedangkan pembangunan fisik ruas tol ini disebut telah rampung dan tinggal menunggu uji kalayakan dan peresmian.

Direktur Utama Citra Marga Lintas Jabar Bagus Medi Suarso mengatakan, akses baru yang menghubungkan kota Bandung dan pusat kabupaten Bandung tersebut akan menjadi bagian dari jaringan transportasi Bandung Raya yang terkoneksi dengan Tol Purbaleunyi. “Kehadiran Tol Soroja tidak hanya menjanjikan pertumbuhan nilai kawasan permukiman dan industri, tetapi potensi pariwisata di kabupaten Bandung,” ujarnya melalui penjelasan resminya di Jakarta, Selasa (14/11).

Saat ini, proyek pembangunan tol Soroja telah mendekati rampung dan diharapkan uji kelayakan dan peresmian penggunaannya dierealisasikan dalam waktu dekat. Tol sepanjang 10,57 kilometer yang terdiri dari jalan utama dan akses gerbang itu.

Kehadiran tol ini, menurut dia, bakal memangkas waktu tempuh distribusi hasil pertanian dan industri di kawasan selatan Bandung. Melalui tol ini perjalanan dari Soreang ke Pasirkoja atau sebaliknya bisa ditempuh sekitar 10-12 menit, dibandingkan jalan arteri dengan jangka waktu 1-1,5 jam dengan jarak tempuh sekitar 20 kilometer.

Tol Soroja memiliki tiga simpang susun dan lima gerbang tol. Ruas ini juga akan tersambung langsung dengan tol Purbaleunyi guna memudahkan pengguna jalan dari Soreang untuk meneruskan perjalanannya ke arah timur hingga Cileunyi atau ke arah barat ke Cikampek hingga Jawa Tengah dan Jakarta hingga Merak.

Ditunggu Pengusaha
Sementara itu, Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Barat Agung Suryamal Sutisno mengatakan, pengoperasian Tol Soroja sangat dinantikan oleh para pengusaha, karena akan meningkatkan perekonomian di Kabupaten Bandung dan kawasan selatan Kota Bandung. “Efisiensi yang dicapai, bisa sampai 20 persen” ujarnya.

Penantian ini dinilai beralasakan, karena kabupaten Bandung memiliki belasan kawasan permukiman dan puluhan industri, seperti industri garmen, tekstil, tas, rajut, busa, sepatu, logam, box, sepeda, plastik, kimia, roti dan lain-lain. Kehadiaran tol ini juga diharapkan meningkatkan jumlah investasi pemodal ke kawasan industri Kutawaringin ke depan.

Selain itu, kehadiran ruas tol ini diyakini dapat mendongkrak potensi pariwisata di kabupaten Bandung. Selama ini, bisnis pariwisata di kawasan ini belum dimanfaatkan secara optimal akibat keterbatasan akses dan seringnya terjadi kemacetan dari dan menuju beberapa lokasi wisata yang ada. “Pengoperasioan Tol Soroja bahkan diharapkan mampu mengimbangi potensi pariwisata yang selama ini hanya ramai di kawasan utara Bandung,” terangnya.

http://www.beritasatu.com/bisnis/463606-dampak-positif-pengoperasian-tol-seroja.html