26 November 2019, 00:00 WIB / oleh Muhamad Syarif Abdussalam / Dilihat 119 Kali

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - BUMD Jawa Barat PT Jasa Sarana dan Ranhill Holdings Berhad menandatangani kesepakatan awal atau Head of Agreement untuk menggarap sejumlah proyek strategis di Jawa Barat.

Penandatanganan kesepakatan awal ini dilakukan oleh Executive Director Ranhill Holdings Berhad Tan Sri Hamdan Mohamad dan Direktur PT Jasa Sarana Dyah Wahjusari yang disaksikan langsung oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di Jakarta, Selasa (26/11/2019).

Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengatakan kerja sama ini salah satu bentuk dari upayanya membuka peluang kerja sama dan investasi pihak luar negeri di Jawa Barat, salah satunya dengan menggandeng BUMD infrastruktur PT Jasa Sarana.

“Kerja sama ini spiritnya saling menguntungkan, kita tidak hanya memikirkan soal keuntungan tapi juga apa keuntungannya bagi warga Jawa Barat,” kata Gubernur melalui ponsel, Selasa (26/11).

Pihaknya meminta jika sudah terealisasi, maka baik Ranhill maupun Jasa Sarana diminta memperhatikan warga setempat tempat proyek berada untuk diedukasi.

“Do something, misalnya melakukan aktifitas CSR di wilayah eksplorasi,” ujar Gubernur.

Gubernur juga meminta agar dalam perjalanannya, kerja sama ini harus memastikan tidak menemui hambatan di lapangan yang membuat investor tidak nyaman. Menurutnya minat berinvestasi harus dilindungi dengan langkah pemerintah untuk tidak mempersulit kerja sama.

Ranhill Holdings Berhad sendiri merupakan perusahaan induk investasi yang terdaftar di Bursa Malaysia, bergerak pada sektor pengelolaan air dan pasokan air, pengelolaan air limbah, dan bisnis pembangkit listrik

“Alhamdulillah, hari ini Ranhill Holdings Berhad dan Jasa Sarana (BUMD Jawa Barat) telah menyepakati perjanjian awal dan MoU, terkait percepatan pembangunan proyek-proyek strategis di Jawa Barat,” ujar Executive Director Ranhill Holdings Berhad, Tan Sri Hamdan Mohamad.

Menurutnya, perjanjian awal ini adalah wujud komitmen Ranhill untuk mendukung persiapan dan pengembangan usaha BUMD Jasa Sarana pada beberapa proyek strategisnya di Provinsi Jawa Barat.

“Sehingga investasi dan pembangunan infrastruktur dapat seiring dan berlangsung optimal," katanya.

Direktur PT Jasa Sarana Dyah Wahjusari mengatakan perjanjian awal ini merupakan solusi untuk mengoptimalkan investasi yang sudah digarap oleh Jasa Sarana selama ini, melalui inovasi pendanaan.

"Sesuai arahan Bapak Gubernur, kami sebagai BUMD akan konsisten dan berkomitmen membangun infrastruktur Jawa Barat yang dapat bermanfaat dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Jawa Barat,” ucap Dyah.